Minggu, 14 April 2013

"Rinduuu"


rinduuuuuuuuuuu,,,,,,,,,,,,,,,,,,

saat keadaan t datang, seringkali menjadikan berat apa yang ingin dilakukan...
ya, prasaan, tak dipungkiri sili berganti..
namun, saat kerinduan datang, bukan berarti penghentian sebagai penghambat melainkan kita t harus makin giat mengajar ni semua...
setiap yang bernyawa pasti merasa,,, "Rindu Kami pada Mu Ya rasul, Rindu tiada bertepi"
ni sebait lagu By bambo... Alhamdulillah klw ni yg datang...
nah giamna klu rasa yg beda???, sesama umat yg buakn mahram,,,

"And there is no blame on you to woo the ladies with innuendo or you hide (desire to marry them) in your heart. He knows that you will mention them, in the meantime do not set up appointments with their secret marriage, but just say (to them) ma'ruf words. And do not ber'azam (bertetap liver) to beraqad marriage, before it runs out iddahnya. And know that Allah knows what is in your hearts: and fear Him, and know that Allah is Oft-Forgiving, Most Forbearing. "(Al-Baqarah: 235).

Seungguhnya Allah tahu apa yg kalian rasa,, So wajar saja rasa tu menemui mu...
tapi, ingat sekedar salam tuk silah turahim t berkata yg makruf,, It Does not Matter!!!
tapi, hati - hati bung kita t lemah, dan inget cubaan t datang dari beberapa penjura , n kalin tahu siapa yg dateng tuk ganggu mu, Y ni selintas kalam ilahi n tafsirnya, kan dijelaskan:

"He said:" Because You have punished me astray, I will really hinder them from the straight path. Then I will come at them from the front and behind them, from their right and their left and You will not find most of them thankful (obedient). "(Al-A'raf: 16-17)




Ibnul Qoyyim rahimahullah dalam kitabnya Ighosatul Lahfan menjelaskan : “Jalan yang dilalui oleh insan ada empat, (tidak lebih) ia terkadang arah depan dan arah belakang di jalan manapun ia lalui, ia akan menjumpai syaithan mengintai. Bila menempuh jalan ketaatan, ia menjumpai syaithan siap menghalangi atau memperlambat laju jalannya bila ia menempuh jalur kemaksiatan, ia akan menjumpai syaithan siap mendukungnya“.
Syahqiq pernah berkata :”Tiada suatu pagi pun melanikan syaithan telah duduk mengintaiku dari empat penjuru dari depan dan belakangku serta dari arah kanan dan kiriku. Iapun berkata : “Jangan engkau takut karena Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang maka aku membaca : “Dan sesungguhnya Aku Maha Pengampun bagi orang yang bertaubat, beramal sholih, kemudian tetap di jalan yang benar.” (Thaha: 82)
Adapun dari arah belakangku maka ia menakut-nakuti akan menelantarkan keluarga yang akan aku tinggalkan. Maka aku membaca : “Dan tidak ada suatu binatang melatapun di bumi melainkan Allah-lah yang memberi rezekinya.”(Hud : 6)
Dari arah kanan ia mendatangiku dari sisi perempuan, maka aku baca : “….Dan kesudahan yang baik adalah bagi orang-orang yang bertakwa“.
Dari arah kiri ia mendatangiku dari sisi syahwat, maka aku membaca : “Dan dihalangi antara mereka dengan apa yang mereka inginkan….“(Saba’ : 54) (Lihat Mawaridul Aman 173-174)
Inilah ambisi syaithan, untuk menyesatkan semua bani Adam sampai tidak tersisa seorang pun dari mereka yang bersyukur dan taat kepada Allah. Secara realita, ternyata program syaithan ini menjadi kenyataan karena mayoritas bani Adam telah terperangkap dalam jebakan-jebakannya, kecuali hamba-hamba Allah yang ikhlas. Allah ‘Azza wa Jalla berfirman tentang Iblis : “Iblis menjawab : “Demi kekuasaan Engkau, aku akan menyesatkan mereka semuanya. Kecuali hamba-hamba-Mu yang mukhlis di antara mereka.” Allah berfirman: ” Maka yang benar (adalah sumpah-Ku) dan hanya kebenaran itulah yang Aku katakan. Sesungguhnya Aku pasti akan memenuhi neraka Jahannam dengan jenismu dan orang-orang yang mengikutimu di antara mereka semua.” (Shad : 82-85)

okey, kwan2, 2 hal kita tau makna t rasa,, bisa jadi nikmat tw sekedar cubaan buat kaliann,,,,
Allah 'alam , bener tw salah,, ana manusia biasa tak luput dari khilaf n penuh dosa serta makin lalai...
tapi jangan khwatir sahabat,,, ana pikir kita harus kuatmenahan cobaan ni, tapi bila ni sebuah pendekatan hati lewat nikmat ilahi, tak pelah simapn ni rasaaa!!!

Munkin Obatnya  Sabar, Karna orang bijak bialng,,,, Obat rindu t SABAR!!!
N kalu kita pikir selaras ya, dengan tegasan ilahi, Ia pun Bilang:

[And ask for help (to Allah) and patiently (with work) prayers. And indeed such a dire, except for those who khusyu `.] (Q.S. 2: 45)


Always Keep Istiqamah, guies!!!!!!
Allah is Always Listening n understanding!!!!!!


maaf ya bila salah kata2,,,




Wassalamu'alikum wr wb.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar